BaliWiki - Simak dulu nih nasihat dari Kepala SMK Wira Bhakti, Drs I Gusti Ketut Saryana.
Pria yang akrab disapa Pak Saryana ini bertutur, sekolah itu jangan hanya andal di bidang teori saja. Tapi juga paham bagaimana menerapkan teori yang dipelajari, khususnya di dunia kerja.
“Yang terpenting kan bukan bagaimana menguasai teori saja, tapi juga bagaimana mempraktikkannya di masyarakat dan dunia kerja, sesuai keahlian atau kemampuan siswa,” papar Saryana.
Salah satu tujuan didirikannya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) nih untuk mengembangkan keterampilan siswa supaya siap menghadapi dunia kerja.
Nah, sekolah yang beralamat di Jalan Cempaka 6, Kereneng, Denpasar ini, juga memfokuskan pendidikan untuk mengasah keterampilan siswanya, terutama di bidang kewirausahaan.
Mereka sampai bikin bengkel elektronik sendiri, lho, Tribunners. Kegiatannya macem-macem dan seru-seru, lho.
Mulai bikin software, merakit personal computer (PC) sendiri sampai bikin aplikasi game-game sederhana.
Nggak cuma perhatian di bidang kewirausahaan. Temen-temen SMK Wibha juga bisa membuktikkan kepeduliannya sama lingkungan.
Misalnya, dengan menggalakkan penanaman tumbuh-tumbuhan atau hortikultura menggunakan polybag. Polybag berisi bibit-bibit tanaman ini selanjutnya disusun secara vertikal.
Tujuannya supaya bisa menanam bibit dalam jumlah banyak, namun tidak terlalu membutuhkan lahan yang luas.
“Lahan kota itu kan makin lama makin sempit. Nah, kita juga mengajari siswa untuk menggalakkan penanaman tumbuhan di polybag, secara bertingkat. Dibuat bertingkat supaya bibit yang ditanam itu banyak, tapi nggak makan tempat,” papar Saryana.
Sumber: TribunBali
Pria yang akrab disapa Pak Saryana ini bertutur, sekolah itu jangan hanya andal di bidang teori saja. Tapi juga paham bagaimana menerapkan teori yang dipelajari, khususnya di dunia kerja.
“Yang terpenting kan bukan bagaimana menguasai teori saja, tapi juga bagaimana mempraktikkannya di masyarakat dan dunia kerja, sesuai keahlian atau kemampuan siswa,” papar Saryana.
Salah satu tujuan didirikannya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) nih untuk mengembangkan keterampilan siswa supaya siap menghadapi dunia kerja.
Nah, sekolah yang beralamat di Jalan Cempaka 6, Kereneng, Denpasar ini, juga memfokuskan pendidikan untuk mengasah keterampilan siswanya, terutama di bidang kewirausahaan.
Mereka sampai bikin bengkel elektronik sendiri, lho, Tribunners. Kegiatannya macem-macem dan seru-seru, lho.
Mulai bikin software, merakit personal computer (PC) sendiri sampai bikin aplikasi game-game sederhana.
Nggak cuma perhatian di bidang kewirausahaan. Temen-temen SMK Wibha juga bisa membuktikkan kepeduliannya sama lingkungan.
Misalnya, dengan menggalakkan penanaman tumbuh-tumbuhan atau hortikultura menggunakan polybag. Polybag berisi bibit-bibit tanaman ini selanjutnya disusun secara vertikal.
Tujuannya supaya bisa menanam bibit dalam jumlah banyak, namun tidak terlalu membutuhkan lahan yang luas.
“Lahan kota itu kan makin lama makin sempit. Nah, kita juga mengajari siswa untuk menggalakkan penanaman tumbuhan di polybag, secara bertingkat. Dibuat bertingkat supaya bibit yang ditanam itu banyak, tapi nggak makan tempat,” papar Saryana.
Sumber: TribunBali

0 comments:
Post a Comment