Iklan BaliWiki - Bagi para penikmat kopi, pengalaman unik dalam menikmati secangkir kopi dapat ditemukan di Foam Coffee and Coin Laundry, coffee shop yang terletak di Jalan Merdeka IV No. 17, Renon, Denpasar.
Letaknya memang bukan tepat di tepi jalan utama, sedikit masuk ke dalam, sekitar 10 meter. Terdapat penanda berwarna merah dan putih yang terpasang di tepi Jalan Merdeka, yang akan mengarahkan orang untuk menuju tempat ini.
Sesuai namanya, Foamtak Coffe and Coin Laundry hanya menawarkan sajian kopi, namun juga sebagai tempat laundry atau mencuci pakaian. Tak heran, begitu memasuki coffee shop ini, terdapat beberapa mesin cuci beserta mesin pengeringnya.
“Awalnya saya mau buat tempat yang cocok untuk mendampingi kos-kosan di sebelah, dan kepikiran untuk tempat laundry,” ujar Archie Nugroho, pemilik Foam Coffee and Coin Laundry.
Menyukai kopi, Archie pun memutuskan menggabungkan dua konsep tempat tersebut. Tujuannya, sembari para pelanggan menunggu cuciannya, mereka pun bisa menikmati sajian kopi di sini.
Konsep industrial pun terasa saat memasuki tempat ini. Langit-langit yang terbuat dari seng, juga digantungi beberapa lampu, yang masing-masing memiliki gaya berbeda. Memperkuat kesan industrial, tampak juga pipa-pipa paralon berwarna kuning, yang sengaja dipasang sebagai tempat mengalirnya gas dari mesin cuci.
Dominasi warna putih dan merah pun tampak jelas di sini, yang juga kemudian menjadi signature color yang digunakan pada logo Foam.
Sang pemilik yang juga seorang sarjana teknik mesin ini juga menyukai desain interior. Konsep ruangan dan desain properti tempat ini pun dibuat sendiri olehnya. Menggunakan barang-barang bekas, khususnya, dia ulik dan rancang kembali agar bisa menjadi sesuatu yang dapat digunakan di sini.
Meja kayu yang ada, merupakan bekas gulungan kabel. Yang juga menarik perhatian adalah kursi gantung yang berjajar menghadap ke jendela, yang ternyata terbuat dari rak bekas softdrink.
Rak-rak bekas softdrink berwarna merah ini, dia siasati agar bisa digunakan.
Dengan membuatnya menggantung di langit-langit, tempat duduk satu ini kemudian tampak seperti ayunan.
Bahkan menurut Archie, pernah ada tamu yang datang ke sini hanya untuk mencoba duduk di kursi gantung tersebut. Tak hanya itu, rak-rak yang menempel pada dinding pun dibuat sendiri, berfungsi sebagai tempat menaruh berbagai peralatan minum.
Beroperasi setiap hari, Foam Coffee and Coin Laundry buka mulai pukul 08.30-17.00 Wita. Fasilitas free WiFi pun tersedia di sini, sehingga bagi mereka yang ingin nongkrong pun bisa sekalian berselancar di dunia maya.
Atmosfer yang lain dari pada yang lain ini memberikan pengalaman tersendiri bagi mereka, para penikmat kopi.
Tawarkan Gelato yang Menyegarkan
FOAM Coffee and Coin Laundry dalam menyajikan menu kopinya, menggunakan dua jenis kopi, yaitu illy dan viella. Kopi viella merupakan kopi yang berasal dari Jawa Barat. Menggunakan mesin la marzocco, sebagai rolls royce dari mesin kopi, berbagai sajian kopi, mulai dari yang espresso based hingga ice blended tersaji di sini.
Mulai dari harga Rp 15 ribu untuk kopi viella, tamu dapat menikmati secangkir espresso. Sementara untuk kopi illy dihargai mulai Rp 17 ribu. Selain espresso, untuk hot coffee, tamu dapat memilih sajian Cappuccino, Cafe latte, Americano, Macchiato, juga Mochaccino.
Sementara bagi mereka yang ingin menikmati sajian kopi dingin, terdapat pilihan Iced Cappuccino, Iced Latte, Espresso Shakerato, serta Afogato. Selain itu juga tersedia berbagai frappe dan juga ice chocolate. Bagi yang bukan peminum kopi, tersedia juga teh. Adapun berbagai gelato yang menyegarkan yang turut ditawarkan.
Sementara itu, untuk sistem laundry, yang diterapkan adalah self service. Mesin cuci ini menggunakan sistem koin. Pelanggan akan membayar sebelumnya biaya cuci yang akan ditukar berupa koin. Dengan koin tersebut, para pelanggan mengoperasikan sendiri mesin cuci.
Satu koin berlaku untuk satu kali cuci atau satu kali pengeringan. Dengan harga 20 ribu, bisa untuk sekali cuci, akan ditukar dengan satu koin untuk satu kali menggunakan mesin.
Tak sulit mengoperasikan mesin cuci tersebut. Setelah memasukkan koin, pelanggan kemudian memilih warna dan jenis pakaian yang akan dicuci di area tombol fabric setting. Sebelumnya, pelanggan juga akan diminta memasukkan sabun cuci serta softener di tempat yang tersedia pada mesin tersebut. Mesin cuci ini memiliki kapasitas 6 kg untuk sekali cuci.
Kurang lebih, waktu yang dibutuhkan untuk mencuci sekitar 30 menit. Setelah selesai dicuci, pelanggan bisa mengeringkan cucian tersebut dengan mesin pengering yang memiliki sistem operasi yang serupa.
Waktu yang dibutuhkan untuk mengeringkan cucian, kurang lebih 30 menit juga. Biasanya, di sela-sela waktu mencuci ini, para tamu kerap memesan kopi sambil menunggu. Sistem mencuci sendiri dengan koin ini sudah lama diterapkan di luar negeri. Di Indonesia, di beberapa kota besar pun sudah turut menerapkan layanan seperti ini.
Menurut Archie, layanan seperti ini sangat cocok bagi mereka yang ingin lebih menjaga pakaian-pakaian privacy-nya. Selain itu, dengan menggunakan sistem ini, waktu yang dibutuhkan dari mencuci baju hingga mengeringkannya pun lebih cepat.
Tak hanya itu, di sini juga tersedia setrika, bagi mereka yang ingin menyetrika pakaiannya setelah selesai dicuci dan dikeringkan. Untuk setrika ini, tak dikenakan charge.
- Espreeso Rp 17 ribu/ Rp 15 ribu
- Macchiato Rp 19 ribu/ Rp 17 ribu
- Cappuccino Rp 20 ribu/ Rp 18 ribu
- Americano Rp 19 ribu/ Rp 17 ribu
- Café Latte Rp 20 ribu/ Rp 18 ribu
- Mocchaccino Rp 22 ribu/ Rp 20 ribu
- Vietnam Coffee Rp 17 ribu
- Iced Coffee (Illy/Viella)
- Iced Cappuccino Rp 22 ribu/ Rp 20 ribu
- Iced Latte Rp 22 ribu/ Rp 20 ribu
- Espresso Shakerato Rp 18 ribu/ Rp 16 ribu
- Affogato Rp Rp 25 ribu/ Rp 23 ribu
- Hazelnut Frappe Rp 27 ribu
- Caramel Frappe 27 ribu
- Gelato Frappe Rp 25 ribu
- Cold Brew Rp 20 ribu
- Ice/Hot Tea Rp 15 ribu
- Tea Latte Rp 18 ribu
- Gelato Rp 15 ribu/scoop Rp 25 ribu/ 2 scoops
- Drying Rp 20 ribu
-Wash & Dry Rp 30 ribu.
Letaknya memang bukan tepat di tepi jalan utama, sedikit masuk ke dalam, sekitar 10 meter. Terdapat penanda berwarna merah dan putih yang terpasang di tepi Jalan Merdeka, yang akan mengarahkan orang untuk menuju tempat ini.
Sesuai namanya, Foamtak Coffe and Coin Laundry hanya menawarkan sajian kopi, namun juga sebagai tempat laundry atau mencuci pakaian. Tak heran, begitu memasuki coffee shop ini, terdapat beberapa mesin cuci beserta mesin pengeringnya.
“Awalnya saya mau buat tempat yang cocok untuk mendampingi kos-kosan di sebelah, dan kepikiran untuk tempat laundry,” ujar Archie Nugroho, pemilik Foam Coffee and Coin Laundry.
Menyukai kopi, Archie pun memutuskan menggabungkan dua konsep tempat tersebut. Tujuannya, sembari para pelanggan menunggu cuciannya, mereka pun bisa menikmati sajian kopi di sini.
Konsep industrial pun terasa saat memasuki tempat ini. Langit-langit yang terbuat dari seng, juga digantungi beberapa lampu, yang masing-masing memiliki gaya berbeda. Memperkuat kesan industrial, tampak juga pipa-pipa paralon berwarna kuning, yang sengaja dipasang sebagai tempat mengalirnya gas dari mesin cuci.
Dominasi warna putih dan merah pun tampak jelas di sini, yang juga kemudian menjadi signature color yang digunakan pada logo Foam.
Sang pemilik yang juga seorang sarjana teknik mesin ini juga menyukai desain interior. Konsep ruangan dan desain properti tempat ini pun dibuat sendiri olehnya. Menggunakan barang-barang bekas, khususnya, dia ulik dan rancang kembali agar bisa menjadi sesuatu yang dapat digunakan di sini.
Meja kayu yang ada, merupakan bekas gulungan kabel. Yang juga menarik perhatian adalah kursi gantung yang berjajar menghadap ke jendela, yang ternyata terbuat dari rak bekas softdrink.
Rak-rak bekas softdrink berwarna merah ini, dia siasati agar bisa digunakan.
Dengan membuatnya menggantung di langit-langit, tempat duduk satu ini kemudian tampak seperti ayunan.
Bahkan menurut Archie, pernah ada tamu yang datang ke sini hanya untuk mencoba duduk di kursi gantung tersebut. Tak hanya itu, rak-rak yang menempel pada dinding pun dibuat sendiri, berfungsi sebagai tempat menaruh berbagai peralatan minum.
Beroperasi setiap hari, Foam Coffee and Coin Laundry buka mulai pukul 08.30-17.00 Wita. Fasilitas free WiFi pun tersedia di sini, sehingga bagi mereka yang ingin nongkrong pun bisa sekalian berselancar di dunia maya.
Atmosfer yang lain dari pada yang lain ini memberikan pengalaman tersendiri bagi mereka, para penikmat kopi.
Tawarkan Gelato yang Menyegarkan
FOAM Coffee and Coin Laundry dalam menyajikan menu kopinya, menggunakan dua jenis kopi, yaitu illy dan viella. Kopi viella merupakan kopi yang berasal dari Jawa Barat. Menggunakan mesin la marzocco, sebagai rolls royce dari mesin kopi, berbagai sajian kopi, mulai dari yang espresso based hingga ice blended tersaji di sini.
Mulai dari harga Rp 15 ribu untuk kopi viella, tamu dapat menikmati secangkir espresso. Sementara untuk kopi illy dihargai mulai Rp 17 ribu. Selain espresso, untuk hot coffee, tamu dapat memilih sajian Cappuccino, Cafe latte, Americano, Macchiato, juga Mochaccino.
Sementara bagi mereka yang ingin menikmati sajian kopi dingin, terdapat pilihan Iced Cappuccino, Iced Latte, Espresso Shakerato, serta Afogato. Selain itu juga tersedia berbagai frappe dan juga ice chocolate. Bagi yang bukan peminum kopi, tersedia juga teh. Adapun berbagai gelato yang menyegarkan yang turut ditawarkan.
Sementara itu, untuk sistem laundry, yang diterapkan adalah self service. Mesin cuci ini menggunakan sistem koin. Pelanggan akan membayar sebelumnya biaya cuci yang akan ditukar berupa koin. Dengan koin tersebut, para pelanggan mengoperasikan sendiri mesin cuci.
Satu koin berlaku untuk satu kali cuci atau satu kali pengeringan. Dengan harga 20 ribu, bisa untuk sekali cuci, akan ditukar dengan satu koin untuk satu kali menggunakan mesin.
Tak sulit mengoperasikan mesin cuci tersebut. Setelah memasukkan koin, pelanggan kemudian memilih warna dan jenis pakaian yang akan dicuci di area tombol fabric setting. Sebelumnya, pelanggan juga akan diminta memasukkan sabun cuci serta softener di tempat yang tersedia pada mesin tersebut. Mesin cuci ini memiliki kapasitas 6 kg untuk sekali cuci.
Kurang lebih, waktu yang dibutuhkan untuk mencuci sekitar 30 menit. Setelah selesai dicuci, pelanggan bisa mengeringkan cucian tersebut dengan mesin pengering yang memiliki sistem operasi yang serupa.
Waktu yang dibutuhkan untuk mengeringkan cucian, kurang lebih 30 menit juga. Biasanya, di sela-sela waktu mencuci ini, para tamu kerap memesan kopi sambil menunggu. Sistem mencuci sendiri dengan koin ini sudah lama diterapkan di luar negeri. Di Indonesia, di beberapa kota besar pun sudah turut menerapkan layanan seperti ini.
Menurut Archie, layanan seperti ini sangat cocok bagi mereka yang ingin lebih menjaga pakaian-pakaian privacy-nya. Selain itu, dengan menggunakan sistem ini, waktu yang dibutuhkan dari mencuci baju hingga mengeringkannya pun lebih cepat.
Tak hanya itu, di sini juga tersedia setrika, bagi mereka yang ingin menyetrika pakaiannya setelah selesai dicuci dan dikeringkan. Untuk setrika ini, tak dikenakan charge.
Coffee
- Hot Coffee (Illy/Viella)- Espreeso Rp 17 ribu/ Rp 15 ribu
- Macchiato Rp 19 ribu/ Rp 17 ribu
- Cappuccino Rp 20 ribu/ Rp 18 ribu
- Americano Rp 19 ribu/ Rp 17 ribu
- Café Latte Rp 20 ribu/ Rp 18 ribu
- Mocchaccino Rp 22 ribu/ Rp 20 ribu
- Vietnam Coffee Rp 17 ribu
- Iced Coffee (Illy/Viella)
- Iced Cappuccino Rp 22 ribu/ Rp 20 ribu
- Iced Latte Rp 22 ribu/ Rp 20 ribu
- Espresso Shakerato Rp 18 ribu/ Rp 16 ribu
- Affogato Rp Rp 25 ribu/ Rp 23 ribu
Frappe
- Espresso Frappe Rp 20 ribu- Hazelnut Frappe Rp 27 ribu
- Caramel Frappe 27 ribu
- Gelato Frappe Rp 25 ribu
- Cold Brew Rp 20 ribu
Other
- Ice/ Hot Chocolate Rp 20 ribu- Ice/Hot Tea Rp 15 ribu
- Tea Latte Rp 18 ribu
- Gelato Rp 15 ribu/scoop Rp 25 ribu/ 2 scoops
Laundry
- Washing Rp 20 ribu- Drying Rp 20 ribu
-Wash & Dry Rp 30 ribu.

0 comments:
Post a Comment